Wanita Korban Penyiraman Air Keras Ini Jadi Model Fashion

Pada dasarnya wanita di dunia ini tidak ada yang jelek, bahkan wanita yang pernah menjadi korban kekerasan.

Definisi cantik setiap orang berbeda-beda. Ada yang menganggap cantik harus memiliki mata lebar, hidung mancung, wajah tirus, berkulit putih dan masih banyak lagi.

Tetapi pada dasarnya wanita di dunia ini tidak ada yang jelek, bahkan wanita yang pernah menjadi korban kekerasan sehingga wajah dan tubuhnya menjadi tidak sesempurna dulu.

Banyak wanita di dunia yang mengalami kekerasan dalam kehidupannya, salah satunya adalah wanita yang berasal dari India bernama Laxmi Saa.

Dikutip dari Dailymail, Minggu 24 Januari 2016, ia adalah korban dari penyiraman air keras yang dilakukan oleh seorang pria yang ditolak menikah olehnya saat berusia 15 tahun.

Meski menyakitkan karena hal itu membuat sebagian besar dan tubuhnya menjadi tidak lagi sempurna, wanita berumur 26 tahun ini tidak menyerah terhadap nasib.

Alih-alih merasa malu terhadap penampilannya, Laxmi kini telah menjadi seorang aktivis.

(Laxmi Saa yang menjadi model kampanye Viva N Diva/Viva N Diva)

Ia menjadi seorang aktivis yang memperjuangkan hak para wanita yang menjadi korban serangan air keras sama sepertinya. Tak hanya itu, sebuah brand fashion India menjadikannya model iklan.

Dengan tagline ‘Face Of Courage’, Laxmi diharapkan menjadi cermin dari kampanye yang memecah stereotip standar kecantikan seorang wanita.

“Hal ini sekaligus menjadi salah satu kesempatan saya untuk menyampaikan pesan kepada para pelaku, bahwa wanita tak akan kehilangan semangat hidup hanya karena mereka kehilangan kecantikan fisik mereka,” kata Laxmi diwawancarai oleh BBC.

Dalam wawancaranya tersebut Laxmi membeberkan bagaimana ia diserang. Saat itu dia sedang menunggu bus di tengah hari di Delhi, kemudian seseorang mendorongnya hingga terjatuh dan melempar air keras ke wajahnya.

“Saya menangis meminta bantuan, tetapi tidak ada yang datang menyelamatkan saya. Saya juga mencoba melambai mobil yang lewat tetapi mereka tidak berhenti. Tidak ada yang membantu saya,” ujar dia.

Setelah kejadian tersebut, Laxmi mengajukan litigasi kepada pengadilan tinggi India untuk mengambil langkah membatasi penjualan air keras di India.

Tahun 2013 lalu, akhirnya Mahkamah Agung India menyetujui permohonan yang diajukan oleh wanita yang telah menikah dengan seorang pria bernama Alok Dixit.

Perwakilan perusahaan brand fashion Viva N Diva, Ayushi Rastogi mengatakan bahwa mereka melihat kecantikan alami pada Laxmi.

“Kami melihat kecantikan dalam dirinya dengan cara yang berbeda. Semua bisa dilihat dengan berbagai makna. Kami melihat Laxmi bukan sebagai korban, namun sebagai model biasa,” ujar Rastogi. (poy) – money.id

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *