Tips Bagaimana Cara Menghindari Makanan dan Minuman yang Haram

By Muhammad IQbaL Hanafri

Islam adalah agama yang mengatur secara detail pola perilaku hambanya sahabat KabarGlobal, termasuk bagaimana kita makan dan minum di dalam keseharian kita. Allah SWT telah membuat aturan detail agar setiap hambanya bisa melaksanakan dan menjalankan aktivitasnya sehingga bernilai sebagai ibadah. Berikut adalah beberapa tips bagaimana cara menghindari makanan dan minuman yang haram, disimak ya sahabat :

Pertama, Cek Apakah Terdapat Logo Halal

Nah, ini adalah langkah yang paling mudah sahabat KabarGlobal. Silakan kamu cek apakah di makanan dan minuman yang kamu beli terdapat logo halal-nya. Kalau kamu berada di Indonesia maka tidak terlalu khawatir ya, karena hampir semua makanan dan minuman yang halal sudah mencantumkan logo ini. Untuk makanan yang memiliki bungkus, tentunya logo tersebut akan berada di luar bungkus tersebut ya. Sedangkan untuk makanan yang tersedia di restoran, maka kamu bisa cek logo halal di banner restoran sahabat. Pastikan di cek ya, apabila ada logonya berarti halal lho sahabat, yess. Ok, faham ya tips pertama bagaimana cara menghindari makanan dan minuman yang haram.

Sumber : blue.kumparan.com

Kedua, Lihat Isi Kandungan Makanan dan Minuman

Nah, sahabat pastikan cek ya apakah ada kandungan yang haramnya dalam suatu makanan dan minuman yang kita beli. Misalnya, kalau di luar negeri makanan yang haram biasanya tertulis “pork” (daging babi), apabila kita sudah mengetahuinya maka sahabat hindari ya. Kemudian minuman, misalnya ada kandungan alkohol berapa persen atau kandungan dengan nama berbeda tetapi dengan maksud yang sama, maka pastinya minuman tersebut tidak halal ya sahabat KabarGlobal.

Ketiga, Pelajari Agama Terkait Jenis-jenis Makanan dan Minuman yang Diharamkan

Di dalam Islam dijelaskan beberapa jenis hewan yang tidak boleh dimakan karena zatnya, seperti babi, anjing, bangkai dan sebagainya. Islam mengharamkan hewan-hewan yang bertaring, dimana taringnya digunakan untuk menyerang dan memangsa musuhnya. Jenis-jenis burung yang berkuku panjang yang dengan kukunya digunakan untuk mencengkram dan menyerang mangsanya juga haram sahabat.  Kemudian binatang-binantang yang diperintahkan untuk dibunuh juga dilarang untuk dimakan, seperti tikus, kalajengking, burung buas, gagak, dan anjing hitam. Binatang-binatang yang dilarang untuk dibunuh juga dilarang untuk dimakan sahabat, seperti semut, lebah, burung hud-hud dan burung shurad (sejenis burung gereja). Kemudian binatang yang lahir dari perkawinan dua jenis binatang yang berbeda, seperti Bighal yang merupakan perkawinan antara kuda dan keledai dilarang untuk dimakan. Selain itu, binatang yang menjijikkan juga dilarang untuk dimakan ya sahabat (almanhaj.or.id).

Keempat, Bertanya Kepada Penjual Ya

Nah, apabila sahabat sudah mancari informasi di atas dan masih ragu-ragu, maka segera bertanya ya sahabat kepada penjual. Tanyakan apakah makanan dan minuman yang dijual merupakan produk halal atau bukan, dengan demikian kamu akan terhindar dari makanan yang haram sahabat. Karena ada beberapa restoran juga menjual makanan yang termasuk halal produknya, tetapi karena mereka menjual menggunakan minyak yang haram misalnya, maka produk makanan tersebut termasuk kategori haram ya sahabat. Ok, demikian ya tips bagaimana cara menghindari makanan dan minuman yang haram. Ok, tetap semangat ya sahabat untuk terus belajar, chayoo.

Comments

comments

Muhammad Iqbal Hanafri

Hi, my name is Muhammad Iqbal Hanafri. I'm a lecturer at STMIK Bina Sarana Global, and also a writer at kabarglobal.com. I have finished my bachelor degree at IPB University, and then I got my master degree at Budi Luhur University. Now, I continue my doctoral degree at National Taiwan University of Science and Technology (NTUST), Taiwan. I used many time to improve skills and also make it used to my environtment. If you want to share with me, I am opened. You can email me at miqbalhanafri@gmail.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.