Negosiasi perpanjangan kontrak antara Barcelona dan Leo Messi tampaknya bakal berjalan alot, seperti yang diberitakan stasiun radio El Partidazo.

Menurut narasumber anonim di radio tersebut, yang merupakan orang dekat Messi, Messi tampak tidak puas dengan situasi negosiasi saat ini. Ia merasa pihak klub tengah merencanakan sesuatu, dan telah mempersiapkan segala sesuatunya agar mereka bisa menurunkan harga Messi.

Hal tersebut juga dimaksudkan sebagai persiapan atas kemungkinan menjual Messi pada masa akhir kontraknya di Juni 2018.

Narasumber tersebut juga mengutip komentar-komentar dan pernyataan dari para komisaris Barcelona. Misalnya, komentar Oscar Grau, General Manager Barcelona, yang menegaskan bahwa mereka akan menggunakan “akal sehat” dalam menegosiasikan perpanjangan kontrak Messi. Atau, komentar dari Pere Gratacos (mantan direktur hubungan institusi) yang mengatakan bahwa Messi tidak akan bisa menjadi sehebat itu tanpa andil dari beberapa pemain tertentu.

Nyatanya, dari pihak Messi sendiri menganggap pernyataan-pernyataan tersebut bukanlah suatu kebetulan. Sebaliknya, mereka yakin bahwa itu merupakan strategi yang dibuat oleh mantan presiden Barcelona, Sandro Rosell, yang kini dijalankan oleh presiden saat ini, Josep Maria Bartomeu.

Pihak Messi bahkan berasumsi bahwa Barcelona kini tengah gencar berburu pemain penggati masa depan untuk Leo Messi, dan itu membuat mereka kesal. Menurut mereka, Messi ingin tetap di Barcelona, tetapi tidak dengan cuma-cuma, dan sejauh ini belum ada yang menelepon mereka.

 Mereka tidak mengerti mengapa pihak klub memberikan begitu banyak rintangan, dan karenanya, mereka meragukan kesamaan intensitas antara pihak mereka dan pihak Barcelona.