Menelisik Kepopuleran Game Tahu Bulat

JAKARTA – Saat ini, Game Tahu Bulat tengah populer di kalangan para pencinta game. Kehadiran game tersebut mirip dengan Duel Otak yang dahulu secara cepat populer di kalangan gamer. Bahkan pada 26 Mei 2016, Tahu Bulat sempat menduduki peringkat pertama di Playstore dengan mengalahkan Clash of Clans.

Okezone telah mencoba game tersebut dalam seminggu terakhir. Permainannya sendiri, membutuhkan kecepatan jari pengguna dalam menekan layar smartphone. Semakin cepat pemain menekan layar, maka semakin banyak pembeli yang datang dan koin pengguna juga semakin bertambah.

Koin tersebut bisa dipakai untuk melakukan upgrade beberapa item, seperti meningkatkan harga tahu, meningkatkan rata-rata pembeli tahu dan mempercepat pembeli datang. Koin yang terus terkumpul bisa langsung dipakai untuk upgrade apabila telah mencapai jumlah tertentu.

Dalam permainan tersebut, terdapat sistem pembelian In-App Purchases (IAP) yang artinya jika pengguna menginginkan fitur-fitur tambahan, maka harus membeli beberapa item yang tersedia.

“Game ini dibikin dadakan di Pasar Komik Bandung 5! Terima kasih telah bermain game tahu bulat,” tulis developer Own Games.

Own Games sendiri merupakan developer asal Indonesia yang berasal dari Bandung. Start up tersebut beranggotakan lima orang yakni Edwin Viriya sebagai CEO, JevfinViriya sebagai programmer, Agustian sebagai artist, Ray Naldo sebagai programmer dan Septian sebagai pengisi musik game.

Selain Tahu Bulat, developer lokal tersebut juga telah membuat game lain seperti Agent Dodge, Own Super Squad, Jump Jump BAM!, Own Kingdom, Eyes on Dragon, Own Pet Dragon, DragManArds dan Beneath The Walls.

Pentauan terakhir hari ini, game Tahu Bulat telah diunduh oleh 500 ribu pengguna dengan mendapatkan rating 4,6 dan kembali menduduki peringkat pertama di tangga game teratas, dengan mendepak Clash of Clans ke posisi kedua.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *