Mari Melihat Tapal Batas Indonesia

Jakarta – Bukan wilayah terluar, melainkan wilayah terdepan. Begitulah sebutan untuk kawasan-kawasan yang dekat dengan perbatasan Indonesia dengan negara lain. Wilayah-wilayah terdepan ini tak boleh luput dari perhatian.

Presiden Jokowi menyadari pentingnya merawat perbatasan. Kawasan-kawasan itu adalah beranda negara di mata tetangga. Beranda harus elok.

“Kita tunjukkan ke negara tetangga kita bahwa beranda depan Indonesia itu daerah yang dirawat, dibangun dan patut kita banggakan,” ujar Jokowi saat meresmikan Bandara Miangas, salah satu kawasan terdepan di bagian utara, pada 19 Oktober 2016 lalu.

Dengan luas 1.904.569 km persegi, banyak sekali kawasan-kawasan yang harus diperhatikan. Untuk kawasan terdepan yang berbentuk pulau, sampai saat ini jumlahnya terdaftar sebanyak 111 pulau.

Tak kenal maka tak sayang. Begitu kata pepatah. Maka kondisi kawasan di perbatasan perlu diketahui dan jangan sampai luput dari imaji terdalam. Negara juga perlu dipastikan kehadirannya di sana. Pembangunan tak boleh hanya terpusat di satu pulau, apalagi satu kota saja. Tentu kesejahteraan yang makmur dan merata adalah dambaan semua masyarakat.

detikcom akan memotret kehidupan di beberapa kawasan terdepan Indonesia. Kami akan pergi ke kawasan-kawasan yang berhadapan langsung dengan negara tetangga, kawasan-kawasan yang seharusnya menjadi konsentrasi pembangunan pula, tentu saja tak semata-mata pembangunan fisik namun juga manusianya.

Pertama, Atambua. Kota di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur ini berhadapan dengan Timor Leste. Banyak hal yang terekam, meliputi kondisi sosial, ekonomi, dan budayanya. Tinjauan terhadap kawasan itu bisa membuktikan apakah negara sudah benar-benar hadir di kawasan perbatasan atau belum.

Kedua, Merauke. Ujung timur Indonesia ini sudah sedemikian melekat namanya lewat lagu ‘Dari Sabang sampai Merauke’. Tentu tak cukup hanya lagu yang menjamin kawasan terdepan ini tetap terjaga. detikcom mengabarkan hal-hal yang ada di Merauke meliputi tema pariwisata, budaya, hingga ekonomi masyarakat. Kehidupan warga dan kekhasan mereka juga perlu disiarkan ke masyarakat Indonesia lainnya.

Entikong akan menjadi kota ketiga yang dikunjungi detikcom. Di sini adalah pintu perbatasan ke Sarawak, Malaysia. Cerita-cerita soal penyelundupan dan perdagangan manusia biasanya menyebut-nyebut kawasan ini. Apa benar Entikong sesuram itu atau tidak, detikcom akan mengabarkan ke publik mengenai berbagai hal yang ada di kawasan ini.

Kondisi di bibir tapal batas, cara hidup keseharian masyarakat, termasuk tempat-tempat menarik di kawasan terdepan, bisa Anda simak di Tapal Batas. Artikel-artikel Tapal Batas akan hadir setiap hari menyapa para pembaca. Agar tak ketinggalan, simak terus detikcom, situs berita kesayangan Anda!

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *