Liga Champions Terancam Liga Super Eropa?

UEFA Champions League adalah kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa, bahkan dunia. Namun, Liga Champion Eropa segera memiliki pesaing.

Penulis: Riemantono Harsojo

JUARA.net - UEFA Champions League adalah kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa, bahkan dunia. Namun, Liga Champion Eropa segera memiliki pesaing.: Liga Champions Terancam Liga Super Eropa?

© Tabloid Bola Liga Champions Terancam Liga Super Eropa?

European Super League atau Liga Super Eropa bukan nama asing buat pemerhati sepak bola. Nama tersebut pertama kali muncul pada tahun 1998.

Namun, sampai sekarang liga yang dibentuk klub-klub besar Eropa itu tidak pernah bergulir.

Belakangan nama Liga Super Eropa muncul lagi dan media Spanyol, Marca, memprediksi kali ini liga tersebut akan menjadi kenyataan.

Sebabnya, sang penguasa Liga Champion UEFA, Real Madrid, disebut sangat ingin kompetisi baru itu segera terwujud. Latar belakangnya, menurut Marca, Madrid kembali kecewa kepada La Liga.

Terakhir berkaitan dengan penundaan pertandingan pekan ke-21 melawan tuan rumah Celta Vigo karena alasan cuaca. Madrid ingin pertandingan tetap dijalankan di lokasi berbeda, tetapi Celta menolak dan La Liga tidak memberikan opsi selain memutuskan menunda laga meski sepak mula masih 36 jam lagi.

Kolumnis Sky Sports, Guillem Belague menulis, Real Madrid hanya menginginkan Liga Super Eropa untuk masa depan.

“Mereka ingin Liga Eropa mengambil alih liga-liga domestik. Bukan untuk menggantikannya, tapi untuk mendatangkan lebih banyak uang dan menggunakan momen ini untuk berkata: lihat Liga Spanyol tidak tertata dengan baik dan lebih baik kami bersama yang lain,” tulis Belague.

Marca menulis Real Madrid, Barcelona, Bayern Muenchen, Juventus, dan Paris Saint-Germain adalah klub-klub yang paling tertarik untuk mendorong segera terwujudnya Liga Super Eropa.

Klub-klub besar pendukung Liga Super Eropa disebut melakukan pergerakan diam-diam. Tujuannya agar langkah mereka tidak diblok asosiasi sepak bola Eropa, UEFA.

Menurut Marca, kompetisi baru ini akan diikuti Real Madrid, Barcelona, Atletico Madrid, Sevilla dari La Liga; Manchester City, Chelsea, Manchester United, Arsenal, dan Liverpool dari Premier League; Juventus, Milan, Inter, dan Napoli dari Serie A, Bayern Muenchen, Borussia Dortmund, dan Bayer Leverkusen dari Bundesliga, serta PSG, Marseille, dan Lyon dari Ligue 1.

Daftar yang menarik. Namun, kita belum tahu kapan liga baru ini akan benar-benar berjalan.

Perubahan di 2018-2019

Mulai musim 2018-2019, Liga Champions mengalami perubahan. Format masih sama, yang berbeda adalah mengenai akses klub peserta untuk tampil di kompetisi, sistem koefisien klub, dan distribusi finansial.

Berikut beberapa perubahan penting di UEFA Champions League mulai musim 2018-2019:

Akses Peserta

  • Juara Liga Europa otomatis lolos ke fase grup Liga Champions.
  • Empat klub teratas dari empat asosiasi sepak bola nasional terbaik otomatis lolos ke fase grup.

Sistem Koefisien Klub

  • Sistem baru. Klub dinilai berdasarkan pencapaiannya (penghapusan adanya andil dari koefisien asosiasi).
  • Sejarah kesuksesan klub di kompetisi juga akan dihitung.

Distribusi Finansial

  • Distribusi finansial kepada klub-klub dan liga akan meningkat.
  • Sistem distribusi baru yang terdiri dari empat pilar (starting fee, performa di kompetisi, koefisien klub, dan market pool).

Berita olah raga pertama di Indonesia yang menyajikan informasi sepak bola dan olah raga terkini.

Sumber : Juara.net

Comments

comments

Diar

Simple

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *