Ini Dia Sosok “Dosen TikTok” Yang Viral Itu

Ada banyak cara bagi seorang dosen atau guru memberikan bahan pelajaran dengan cara yang unik. Misalnya, bisa menggunakan alat peraga dan konten-konten video yang diputar di dalam kelas, atau cara lain yang mampu memancing konsentrasi para murid agar memperhatikan pelajaran.

Namun, kali ini ada salah satu dosen yang cukup unik dalam mengajar. Menggunakan media sosial (medsos) TikTok yang sedang digemari banyak kaum milenial, dosen satu ini selalu rutin menyebarkan ilmunya hingga mendapat ribuan likes dari viewers-nya.

Dosen tersebut bernama Ira Mirawati yang mengajar di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad). Tercatat ia sudah mengunggah 164 video. Konten pembelajaran yang Ira berikan di antaranya tentang bagaimana menuntaskan skripsi.

Sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) Manajemen Komunikasi, Ira paham betul apa saja kendala mahasiswa dalam menghadapi skripsi dan dunia perkuliahan.

Konten-kontennya pun tak cuma mengenai dunia skripsi. Ada konten lain yang berisi mengenai nasihat, hiburan, hingga tips bagi mahasiswa. Misalnya, video mengenai cara menghubungi dosen pembimbing sampai bagaimana menjawab pertanyaan dosen saat sidang skripsi.

Video lainnya, ada juga yang mengandung unsur motivasi dan mengajak semua viewers-nya untuk bersikap peduli. Salah satunya, video mengenai kepedulian viewers dalam menghadapi orang yang sedang menyelesaikan skripsi.

“Kalau kalian memiliki teman atau saudara  yang sedang skripsi, hindari bertanya kapan kamu lulus?” kata Ira dalam salah satu unggahan.

Sebab, pertanyaan kapan lulus yang bertubi-tubi bagi mahasiswa yang sedang berjuang bagi Ira cukup membuat seseorang stres.

“Jika kamu peduli, tanyakan progres skripsinya saja. Tapi lebih baiknya, tawarkan bantuan, bawain makanan. Karena dengan cara yang baik, seseorang tidak akan merasa melewati beban ini sendirian,” jelas dia.

Dalam unggahan lain, Ira juga menjelaskan perbedaan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif, serta tips bagi mahasiswa agar tidak stres menghadapi skripsi.

Ira pun kini sudah memiliki 433.000 pengikut di akun TikTok-nya dengan total 5,8 juta likes.

Berkat konten edukatifnya itu, Ira masuk nominasi Best of Learning and Education di TikTok Awards tahun ini.

Dalam salah satu unggahannya, Ira mengatakan bahwa dirinya menjadi ibu dosen paling tua di TikTok Awards. “Wajib tes swab antigen pas masuk di acara ini,” ucap Ira melalui unggahannya.

Ia pun sempat membagikan momen dengan banyak kreator muda yang hadir di acara tersebut.

Ira pun memberi saran kepada mahasiswa agar lebih bijak mencari konten di medsos. Kata Ira, mahasiswa bisa memilih konten-konten edukasi ketika bermain TikTok. Ira juga aktif melakukan konsultasi remaja melalui sobatmu.com.

“Sehingga, bisa meningkatkan pengetahuan, bahkan mungkin meningkatkan keterampilan kita,” ujar Ira dilansir dari video Instagram Direktorat Jenderal Dikti @ditjen.dikti.

Ia juga memberikan saran bagi sesama pengajar, jika ingin ilmu yang dimiliki bisa dipahami mahasiswa, gunakanlah cara yang kreatif. 

Dan untuk dosen tenaga pengajar, kalau ingin menyebarkan ilmu kita dan bermanfaat lebih luas, kita harus mengikuti media dan kesukaan audiens kita,” tutupnya.

Sumber : kompas.com

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.