Hutan Kragilan Destinasi Wisata Swafoto yang Lagi Ngehits di Indonesia

Hutan pinus Kragilan di Kabupaten Magelang Jawa Tengah saat ini menjadi salah satu destinasi wisata yang menyediakan titik-titik menarik untuk swafoto bagi para pengunjung.

Ketua Kelompok Pengurus Wisata Hutan Pinus Kragilan, Subianto mengatakan dijadikannya hutan pinus Kragilan sebagai salah satu destinasi wisata tersebut bermula dari ketidaksengajaan. Subianto mengatakan saat itu dia bersama beberapa teman melakukan perjalanan di tempat tersebut.

Selanjutnya mereka melakukan swafoto lantas diunggah di media sosial facebook dan “instagram”. “Setelah saya unggah di media sosial itu banyak yang bertanya mengenai tempat tersebut, dari situ saya berinisiatif untuk membuat spot-spot foto seperti rumah pohon,” katanya di Magelang, Senin (20/2).

Selain rumah pohon, lanjutnya, yang menjadi tempat foto incaran para pengunjung yakni jalan beton yang berada di tengah-tengah hutan pinus. Dia mengatakan banyak pengunjung yang rela mengantre untuk menunggu sepi agar mendapatkan hasil foto sesuai yang diinginkan.

Untuk menambah ketertarikan pengunjung, saat ini telah ditambah spot foto baru yakni ayunan yang memiliki pemandangan alam pegunungan. Sejauh ini titik tersebut menjadi tempat favorit para pengunjung.

Dari sisi biaya, Subianto mengatakan tidak mengenakan tarif masuk. Hanya saja jika pengunjung ingin berfoto menggunakan hammock atau ayunan dari kain, pengunjung dikenakan tarif sewa sebesar Rp 10 ribu.

 Dia mengatakan wisata hutan pinus Kragilan ini didirikan sejak Mei 2015. Dia bersama beberapa rekan terus meningkatkan fasilitas agar lebih menarik.

Hingga saat ini, beberapa fasilitas yang sudah dilengkapi di antaranya tempat parkir yang luas, tempat istirahat dan toilet. “Selain itu, akses jalan cukup mudah untuk dilalui membuat pengunjung tidak kesulitan menjangkau lokasi,” katanya.

Dia mengatakan hutan pinus itu terletak di lereng bukit dan tidak tampak dari pinggir jalan raya sehingga pengunjung harus mengikuti jalanan beton untuk mencapai lokasi.

Subianto berharap hutan pinus tersebut dapat menarik lebih banyak pengunjung. Salah satu yang dilakukan adalah para pengurus akan menambahkan titik-titik baru setiap 1-3 bulan sekali.

Sumber : Republika.co.id

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *