Gorontalo Hidupkan Kuda Bendi Wisata

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO — Pemerintah Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, akan mengaktifkan kembali transportasi tradisional jenis “Kuda Bendi” sebagai alat transportasi pariwisata di kota itu. Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Selasa (10/1), mengatakan, jumlahnya kuda bendi akan sangat terbatas dan hanya melayani penumpang di seputaran Lapangan Taruna Remaja.

“Hanya untuk kebutuhan orang-orang yang ingin jalan-jalan mengelilingi kota dengan naik kuda bendi, bukan sebagai alat transportasi umum,” ungkpanya. Ia juga mengatakan, dihidupkan kembali kuda bendi sebagai pengenalan kepada para wisata bahwa alat transportasi lokal itu pernah ada di Gorontalo.

Marten mengakui soal pencemaran lingkungan terkait kotoran dan kencing dari ternak kuda. Namun hal itu sementara dicari solusi terbaiknya agar kawasan kota tetap indah dan asri. “Agar tidak mengotori tempat-tempat parkir atau jalan raya saat mereka menunggu penumpang,” ujarnya.

Kuda bendi, diakui Marten, bukan hanya sekedar alat transportasi lokal, namun sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan di Gorontalo. Jika itu dihidupkan, maka secara langsung akan mengembalikan kenangan masyarakat kelahiran tahun 1970 hingga 1980-an, karena alat transportasi itu sudah ada sejak tahun itu.

“Semoga ada dukungan dari masyarakat Kota Gorontalo agar program itu bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *