Cropping Efektif untuk Efek Infinity Imajinatif

Cropping atau memotong gambar bukan sekedar urusan estetika. Bukan pula untuk membetulkan letak komposisi atau alasan teknis semata. Ada alasan lain yang jauh lebih kuat, yakni membangun imajinasi pembaca.

Seperti pada foto ‘Tangga Kertas’, cropping dilakukan untuk membuang elemen yang tidak perlu seperti kipas angin dan dinding di sebelah kanan gambar. Tujuannya untuk membangun efek tak terhingga (infinity), seolah-olah tangga tersebut melayang panjang dari ujung kiri atas ke kanan bawah. Jika tidak dicrop, maka elemen lain itu akan membatasi imajinasi, bukan?

Pada foto kedua berupa seorang anak bermain perahu kertas, croping dilakukan dengan tujuan sama. Yakni membuat perhatian yang melihat lebih terfokus pada subjek. Sekaligus, diharapkan ada kesan ruang bermain yang lebih luas tanpa harus dibatasi oleh foreground.

Pada foto ketiga, yakni saat Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikan RPTRA di kawasan Karet, Jakarta. Croping dilakukan saat Ahok berada di tengah-tengah warga dengan membuang sisi kosong yang berada di kanan atas.

Foto sebelum dicrop (atas) dan sesudah dicrop. (Ari Saputra/detikcom)

Tujuannya supaya memberi kesan ada puluhan atau ratusan orang lain yang mengelilingi Ahok namun tidak sanggup direkam oleh lensa. Sebaliknya, kalau tidak dicrop, orang dapat menilai dan menghitung jumlah warga yang menyemut. Alhasil, yang melihat foto ini akan memberi penilaian lain terhadap subjek utama, misalkan, “Oh yang datang ke acara Ahok cuma segitu, enggak banyak,”.

Nah, dengan trik sederhana di atas, Anda bisa mempraktikan untuk kebutuhan apa saja. Dari foto sehari-hari di rumah hingga foto-foto yang rumit, terkonsep dan terstruktur. Sehingga foto yang dihasilkan tidak sekedar pencet-memencet shutter namun mempunyai daya imajinasi yang di luar dugaan. – Detik.com

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *