Costa Hampir Bikin Manajer Chelsea Menyesal

Manajer Chelsea, Antonio Conte puas dengan kinerja Diego Costa setelah kembali dimainkan usai pulih dari cedera punggung. Laga melawan Hull City merupakan partai ke-100 Costa bersama Chelsea sejak didatangkan pada 2014.

Bermain di Stamford Bridge Stadium, Chelsea menang 2-0 atas Hull City, Minggu (22/1/2017) dalam lanjutan Liga Inggris. Costa mencetak gol pembuka The Blues (sebutan Chelsea) pada menit ke-45+7. Chelsea memastikan kemenangan atas Hull pada menit ke-81 berkat tandukan Gary Cahill.

“Permainan Costa sangat bagus dan saya sangat senang untuk ini. Dalam konfrensi pers sebelumnya, banyak pertanyaan mengenai dia. Mulai dari sikap hingga bentuknya untuk tim. Tapi, itu merupakan pertanyaan yang normal,” kata Conte, dikutip dari Sports Mole.Pelatih asal Italia itu mengaku sempat ragu menurunkan Costa. Terlebih lagi, pada pekan lalu, Conte sempat bersitegang dengan Costa. Sebab, striker asal Spanyol itu mengaku sakit punggung, tapi tim medis Chelsea mengatakan kalau punggung Costa dalam keadaan baik.

Untungnya, Conte membuat keputusan terbaik yang membuatnya tidak menyesali keputusan memainkan Costa. “Bila saya menganggap Costa tidak siap bermain untuk tadi malam, itu merupakan pilihan terburuk. Itu bisa saja menjadi kesalahan saya sepenuhnya,” ucap Conte.

“Tapi, saya berhasil mengambil keputusan terbaik untuk Chelsea. Saya pikir, Costa juga sudah membuat keputusan terbaik dalam kinerja tim malam ini,” ujar pelatih asal Italia tersebut.

Dengan kembalinya Costa, Conte berharap rumor mengenai kepergian mantan striker Atletico Madrid dari Stamford Bridge menghilang. Sebelumnya, dalam beberapa hari terakhir, Costa dikabarkan bakal hengkang ke Liga Tiongkok.

“Dia sangat senang bersama kami dan bermain untuk Chelsea. Saya berharap, dengan performanya saat melawan Hull bisa secepat mungkin mengakhiri spekulasi kepindahan Costa,” ujar Conte.

“Bagi saya dan tim, Costa merupakan bagian penting dari tim. Kami akan mencoba berkonsentrasi dari pertandingan ke pertandingan, bukan memikirkan hal yang terlalu jauh. Kalau pikiran kami terus seperti ini, kami tidak punya risiko besar kehilangan gelar,” ucap mantan pelatih Juventus tersebut.

Sumber: Liputan 6

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *