cara bermain piano

Name : Muhammad Farhan Ramadhan
Class   :  SI 16 Reguler

Pengertian Piano

Piano merupakan perangkat alat musik yang berupa jajaran bilah-bilah papan nada yang membentuk urutan tagga nada, dimainkan oleh kedua tangan dengan sepuluh jarinya secara bergantian atau bersamaan dengan menekan tuts yang menghasilkan nada dan melodi serta akord yang harmonis. Piano dibagi menjadi dua jenis yaitu sebagai berikut:

B. Sejarah Piano
Piano adalah alat musik yang bisa dikategorikan alat musik yang tertua dan termahal di dunia, terlihat seperti sederhana tapi memang kenyataanya seperti itu. Banyak sekali musisi dunia yang paling legendaris yang namanya meledak sampai sekarang karena piano yaitu diantaranya bethoven, mozart dll.
“Piano dari Masa ke Masa”
Pada masa awal adanya peradaban manusia di muka bumi, musik sudah menjadi salah satu elemen budaya dari masing-masing peradaban. Bahkan musik memberikan warna dan ciri khas untuk suatu kebudayaan di setiap daerahnya. Seperti musik Timur Tengah, musik Eropa, musik dangdut dan lain sebagainya. Tentu saja musik tidak muncul  dengan sendirinya. Selalu ada benda atau alat yang menyebabkan bunyi-bunyian yang enak di dengar. Salah satunya adalah piano. Kita akan membahas piano mulai dari titik awal di buat hingga dapat diterima oleh masyarakat. Selain itu kita juga akan membahas pianis-pianis berbakat yang hidup di era dimana piano menjadi sesuatu hal yang luar biasa.
Bagaimanakah sejarah piano dan para pianis  berawal?
Cikal bakal piano sebenarnya adalah alat musik kecapi. Kesamaan dari dua instrumen ini adalah, sama-sama menggunakan senar. Cara kerja kecapi adalah dengan di petik. Kemudian setelah  itu muncul alat musik monochord lalu muncul juga gambus. Gambus umum pada abad ke-14 dan ke-15. Bentuknya seperti kotak tertutup dan ada senar yang membujur diatasnya. Cara memainkannya pun sama-sama di petik. Selain gambus ada pula dulcimer, bentuknya sangat mirip dengan gambus, akan tetapi cara memainkannya yang berbeda. Dulcimer dimainkan dengan cara di pukul senarnya. sehingga di sinyalir asal muasal piano adalah dulcimer.
Hingga pada tahun 800 M di Roma, mulai ada pengembangan terhadap notasi musik. Kemudian tahun 1400 di Inggris mulai dikenal rumah para nada, atau kita biasa melihatnya sebagai  lima buah garis tempat kita meletakkan not balok.
 Menjelang pertengahan abad ke-14 atau sekitar tahun 1350, pandai besi dari Jerman mulai melakukan terobosan untuk membuat senar/string untuk alat musik. Ada yang terbuat dari plat baja. Sampai pada awal abad ke-19 besi, emas, perak, kuningan, usus, rambut kuda, hingga nylon digunakan sebagai bahan untuk membuat senar. Awalnya senar dari plat baja muncul pada tahun 1735 di Wales. Sebuah perusahaan piano bernama Broadwood menyatakan bahwa mereka menggunakan plat baja sebagai senarnya, tetapi belum ada yang mengkonfirmasi kejelasannya. Sedangkan di lain sisi menurut Oxford Companion, pada tahun 1819 Brockedon membuat kawat baja melalui lubang berlian ataupun ruby.
Sebelum tahun 1843, senar-senar hanya dibuat dari besi atau kuningan. sampai pada saat ketika Webster dari Birmingham memperkenalkan senar dari baja. Ada juga yang menyatakan kawat terbaik berhasil dibuat di Nuremberg dan kemudian dari Berlin yang melakukan terobosan senar yang di lapisi oleh emas, perak, sampai platinum. Akan tetapi tetap senar yang dipoleslah yang dianggap terbaik.

Pada tahun 1400-an, telah ditemukan clavichord yang memiliki 10 senar. Hingga pada tahun 1450 keyboard yang memiliki kunci yang sangat berat yang di sebut sebagai “organ beaters” menurut modus alami dianggap sebagai dasar dari sistem musik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.