Aubameyang Tak Termakan Rayuan Yuan

Striker Borussia Dortmund, Pierre-Emerick Aubameyang, mengaku tidak tergoda dengan kesempatan pindah ke China.

Pemain berkebangsaan Gabon itu dikabarkan masuk radar Shanghai SIPG untuk bursa Januari 2017. Nominal besar telah disiapkan tim asal China itu guna menggoda Aubameyang.

Shanghai siap membayar 150 juta euro (sekitar Rp 2,1 triliun) sebagai biaya transfer kepada Dortmund dan 41 juta euro per tahun untuk gaji Aubameyang.

Dengan gaji sebesar itu, Aubameyang bakal mencatatkan diri sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di dunia. Sebelumnya, predikat itu dikuasai Carlos Tevez dengan 32 juta euro per tahun.

Aubameyang pun merasa kaget dengan besaran tawaran yang disiapkan Shanghai.

“Menyenangkan melihat orang lain berniat merelakan banyak uang untuk Anda, apakah itu benar atau tidak masih harus dipertanyakan lagi,” tutur Aubameyang.

 “Hanya, saya tidak menaruh perhatian terhadap hal itu. Saya masih memiliki tujuan dan prioritas lain,” ucap dia.

Sikap Aubameyang bertolak belakang dengan sejumlah pemain top lainnya, seperti John Obi Mikel, Oscar, dan Tevez.

Karena rayuan Yuan, mata uang China, mereka memutuskan untuk menjajal karier di Asia.

Berita olah raga pertama di Indonesia yang menyajikan informasi sepak bola dan olah raga terkini. © Juara

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *