Apa Itu Generasi X dan Generasi Y di Dunia Kerja?

Jakarta – “Kedua generasi semakin terlihat bersaing ketat di dunia kerja karena keduanya memiliki potensi dan keunggulan masing-masing.” – Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com

Banyak yang masih bertanya bahkan tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan istilah Generasi X dan Generasi Y yang ada di dalam dunia kerja.

Generasi X merupakan generasi yang lahir di tahun 1965-1980 (usia 34 tahun ke atas). Generasi X punya karakteristik yang mampu beradaptasi, menerima perubahan dengan baik, dan tangguh karena cenderung mandiri, loyal, dan pekerja keras.

Lebih matang dalam kemampuan mengelola keuangan dan memiliki perencanaan yang lebih baik dari penghasilan yang dimilikinya hanya untuk berinvestasi demi masa depan yang lebih baik itulah Generasi X.

“Tenaga kerja dalam kelompok Generasi X direkomendasikan perlu memiliki strategi perencanaan pengembangan karir yang lebih baik dan lebih jeli melihat peluang untuk dapat bersaing tidak hanya dengan rekan segenerasinya.” tutur Dino Martin, CEO Karir.com.

Melalui fitur Salary Benchmark yang live Oktober lalu, Karir.com memberikan panduan pengembangan gaji dan karir, baik bagi Generasi X maupun Generasi Y. Hingga Desember tahun lalu, sudah ada lebih dari 9.000 pengguna yang berasal dari kedua generasi yang menggunakan fitur ini.

Lalu bagaimana dengan Generasi Y?

Generasi Y ialah kelompok generasi yang berusia 34 tahun ke bawah atau sebut saja yang lahir pada periode tahun 80-an hingga 90-an. Generasi yang sudah sangat akrab dengan internet dan media sosial ini tidak takut dengan perubahan, namun sering juga tidak sabar melalui proses untuk menuju ke perubahan itu sendiri.

Karakteristik Generasi Y itu sangat unik karena sudah tumbuh di tengah hiruk pikuk teknologi nirkabel yang sedang berkembang. Maka tidak heran kalau generasi ini sering dikatakan sebagai angkatan kerja yang produktif, penuh kejutan dan ide brilian, dan bisa jadi generasi yang andal.

Data Karir.com menyebutkan bahwa Generasi X (dengan jumlah pengguna fitur sebanyak 1.448 orang) yang menyandang gelar S1 tercatat sebanyak 64% dan tersebar dalam proporsi jabatan sebagai Department Manager (23%), Senior Staff (18%) dan Supervisor (17%).

Sementara kelompok generasi Y (dengan jumlah pengguna fitur sebanyak 5.273 orang), 62% di antaranya tercatat mengantongi gelar S1, dan meski 51% di antara total jumlah pengguna fitur masih berada pada entry level, persentase pada Senior Staff di kalangan kelompok pekerja ini telah mencapai 22% dan pada tingkat Supervisor 13%.

Hal ini menunjukkan bahwa masa atau periode pertumbuhan karir Generasi Y lebih progresif dibandingkan dengan Generasi X.

Nah, setelah Anda mengetahui apa itu Generasi X dan Generasi Y, Anda termasuk generasi yang manakah?

Generasi X ataupun Generasi Y, Anda tetap harus memaksimal diri dalam berkarir dan jangan lupa untuk mencari tahu berapa seharusnya gaji ideal Anda. Caranya? Anda cukup cek dengan fitur Salary Benchmark, fitur andalan Karir.com hasil kerja sama dengan Kelly Services Indonesia dan Fokus Finansial.

Apapun generasi Anda, yang penting harus Anda lakukan adalah menyusun rencana karir dan gaji demi masa depan yang cerah.

Bukan hanya bisa mengecek gaji ideal, Anda juga bisa mengajak teman menggunakan fitur ini dan raih kesempatan memenangkan 1 unit Vespa S!

Ayo semangat kerja lebih baik lagi tahun 2016 ini, Generasi X dan Generasi Y!

Sumber : Liputan6.com

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *