Akhirnya Karakter Superhero Indonesia Wiro Sableng difilmkan !

Sebuah film mengenai karakter jagoan legendaris karya Bastian Tito, Wiro Sableng akan segera difilmkan oleh LifeLike Pictures. Vino G. Bastian yang merupakan anak dari Bastian Tito selaku pemegang hak karakter Wiro Sableng akan bekerja sama dengan produser Sheila Timothy untuk memproduksi film ini.

Sebuah teaser poster yang diunggah oleh sang prosuder Sheila Timothy di media sosial semakin membuat penasaran para penggemar serial komik dan novelnya. Selain informasi mengenai film ini masih sangat terbatas, jajaran pemain dan sutradara proyek ini pun belum dapat dipastikan. Yang sudah dapat dipastikan adalah keterlibatan Vino G dalam penggarapan film ini. Sepertinya juga sang “mad dog” Yayan Ruhian dan Cecep Arief Rahman akan terlibat juga dalam film ini. Hal ini mungkin terjadi jika melihat foto yang diunggah oleh Sheila melalui akun twitter pribadinya beberapa saat yang lalu. Apakah mereka akan terlibat sebagai pemain atau koreografer aksi laga di film ini? Hal ini masih harus menunggu pengumuman resmi dari pihak terkait.

Karakter Wiro Sableng sebelumnya telah diadaptasi ke serial televisi yang disiarkan oleh salah satu televisi swasta kita beberapa tahun yang lalu. Para pemeran dari karakter yang memiliki tato 212 dan jurus Kunyuk Melempar Buah ini adalah Ken Ken.

Sekilas mengenai Wiro Sableng, tokoh ini dikenal sebagai Pendekar 212, sebuah tokoh fiksi serial novel yang ditulis oleh Bastian Tito. Wiro terlahir dengan nama Wira Saksana yang sejak bayi telah digembleng oleh gurunya yang terkenal di dunia persilatan dengan nama Sinto Gendeng. Wiro adalah seorang pendekar dengan senjata Kapak Maut Naga Geni 212 dan memiliki rajah “212” di dadanya. Wiro memiliki banyak kesaktian yang diperoleh selama petualangannya di dunia persilatan, dari berbagai guru. Berikut 10 judul serial Pendekar 212 yang terlaris selain 2 judul di atas (rata-rata terjual di atas 800.000 eksemplar): Badai Di Parang Tritis, Topeng Buat Wiro Sableng, Wasiat Iblis, Geger Di Pangandaran, Kiamat Di Pangandaran, Gerhana Di Gajah Mungkur, Kembali Ke Tanah Jawa, Senandung Kematian, Kematian Kedua dan episode terakhir Jabang Bayi Dalam Guci.

 

sumber : cinemags.id

Comments

comments

yayan_sopian

seorang pribadi yang suka dengan kesederhanaan. gaya hidup yang simple namun uptodate. pesimis dan peduli lingkungan hidup, sangat gemar dengan seni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *