CARA BUDIDAYA IKAN GURAME

Cara Budidaya Ikan Gurame

Secara garis besar budidaya ikan gurame atau beternak ikan gurame dapat dilakukan melalui tiga tahapan. Adapun tahapannya antara lain tahap pembibitan, tahap pendederan dan tahap pembesaran.

  1. Pembibitan

Tahap pertama dalam beternak ikan gurame adalah pembibitan. Pembibitan ikan itu sendiri merupakan penggandaan objek budidaya guna menciptakan bibit yang berkualitas baik.

Pembibitan ikan gurame dimulai dengan penyeleksian indukan gurame. Induk gurame yang akan dipijahkan merupakan gurame yang berusia 3-7 tahun. Lalu bagaimana cara membedakan indukan gurame jantan dan betina?

Indukan gurame jantan dan betina memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Perhatikan : Indukan gurame betina tidak memiliki tonjolan sedangkan indukan gurame jantan memiliki tonjolan atau cula. Indukan gurame betina memiliki warna yang lebih terang. Sementara itu indukan gurame jantan memiliki warna yang lebih gelap. Indukan gurame jantan juga ada yang berwarna pucat.

Perut indukan gurame betina nampak lebih membulat dan memiliki bentuk badan yang cukup panjang. Sementara itu indukan gurame jantan lebih bergerak lincah dan memiliki letak perut dekat anus.

 

  1. Pemijahan

Hal yang perlu Anda lakukan untuk mengetahui apakah indukan gurame sudah siap dipijahkan atau belum yakni dengan melihat perutnya. Apabila perut gurame telah membesar kearah belakang, maka dapat dipastikan bahwa indukan gurame tersebut siap untuk dipijahkan.

Berikutnya, Anda perhatikan anus indukan gurame. Ketika anus terlihat berwarna putih kemerahan serta perut indukan terasa lebih lembek maka dipastikan bahwa indukan siap untuk dipijahkan.

Selain uraian tersebut, persiapan pemijahan indukan gurame dapat dilakukan dengan persiapan kolam pemijahan. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan mengeringkan serta membersihkan dasar kolam sebelum Anda mengisinya dengan air. Jangan lupa untuk melakukan pemasangan sarang dan menyediakan bahan untuk pembuatan sarang.

Proses pemijahan indukan ikan gurame dilakukan dengan hati-hati. Pertama-tama masukkan indukan ikan gurame ke dalam kolam pemijahan. Pastikan perbandingan indukan ikan gurame jantan dan betina adalah 1:3. Indukan gurame jantan akan membuat sarang dalam kurun waktu 15 hari. Selanjutnya indukan gurame jantan akan mengajak indukan gurame betina untuk melakukan pemijahan.

Usai pemijahan, indukan gurame betina akan akan menutup lubang sarang tersebut. Indukan gurame betina bertanggung jawab untuk menjaga anak-anaknya dengan mengipaskan siripnya ke sarang. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan oksigen guna membantunya menetaskan telur-telurnya. Sementara itu indukan gurame jantan kembali membuat sarang untuk pemijahan berikutnya.

Telur ikan gurame yang berbaus amis dan terdapat minyak di atas sarang mendandakan bahwa telur tersebut siap untuk ditetaskan. Telur ikan gurame akan menetas di hari ke 2-3 usai proses pemijahan. Kondisi air untuk penetasan harus stabil pada kisaran 27-28o C.

  1. Pendederan

Tahap kedua atau tahap setelah pembibitan dalam budidaya gurame adalah tahap pendederan. Pendederan sebaiknya dilakukan saat bak pendederan siap. Adapun bak pendederan yang disarankan adalah bak dengan ukuran 2,5 m x 4,5 m. Ikan gurame tersebut tinggal dalam kolam pendederan selama 14 hari.

Di dalam kolam pendederan, jangan lupa untuk memberikan pakan ikan gurame. Anda disarankan untuk menggunakan Daphnia sebagai pakan alami.

Setelah 14 hari berlalu, Anda bisa melakukan pemindahan ikan. Anda diwajibkan untuk melakukan pemindahan ikan dari kolam pendederan ke kolam pada pagi hari. Pasalnya di waktu tersebut akan mampu mengurangi stress pada ikan.

Sebelum melakukan kegiatan pemindahan ikan tersebut, sebaiknya Anda mempersiapkan kolam ikan terlebih dahulu. Anda dapat melakukan persiapan dasar kolam serta memastikan kelancaran sirkulasi air kolam. Pengapuran kolam dengan kapur dolomit sebaiknya Anda lakukan guna menstabilkan pH air. Terakhir, Anda bisa menambahkan stimulan.

Pemindahan ikan gurame ke dalam kolam sebaiknya dilakukan pada pagi hari mulai pukul 07.00-09.00. Anda bisa menyiapkan wadah untuk proses pemindahan terlebih dahulu. Kemudian Anda dapat  mengeluarkan air dari dalam bak secara perlahan. Tangkap ikan menggunakan scoop net dan simpan ikan ke dalam wadah. Kemudian Anda bisa memindahkan ikan tersebut ke dalam kolam.

  1. Pembesaran

Tahap terakhir budidaya gurame adalah pembesaran. Pembesaran ikan gurame dilakukan pada kolam pemindahan. Ukuran kolam dengan kedalaman 1 meter dirasa optimum untuk digunakan hingga masa panen tiba. Suhu di kolam pembesaran berkisar mulai dari 24-30o C. Air kolam harus bersih dan tidak tercemar limbah apapun. Jangan lupa bahwa pakan/umpan ikan gurame berbeda takaran antara saat pembibitan dengan pembesaran.

 

 Budidaya Ikan Gurame di Kolam Terpal

Budidaya ikan gurame di kolam terpal memiliki tidak hanya satu keunggulan dibandingkan dengan budidaya ikan gurame lainnya.

Kebanyakan orang memilih budidaya ikan gurame dengan kolam terpal karena dirasa lebih praktis, tidak gampang bocor, relatif murah serta memiliki masa pakai hingga 5 tahun lamanya. Selain itu, hasil panen lebih digemari konsumen disebabkan karena ikan yang dihasilkan tidak berbau lumpur. Sehingga ikan gurame tidak terlalu berbau amis.

Terdapat dua macam budidaya ikan gurame dengan kolam terpal yakni kolam terpal dinding tanah dan kolam terpal kerangka besi.

Dalam pembuatan kolam terpal dinding tanah, Anda harus menyesuaikan ukuran kolam dengan jumlah bibit ikan yang akan ditebar. Jangan lupa untuk memberikan selisih untuk dinding dan ditimbun sebagai penahan berat.

Pembuatan kolam terpal dinding tanah dapat dilakukan dalam beberapa proses sebagai berikut.

  1. Pembuatan Kolam

Pertama, Anda dapat menggali tanah sebagai kolam budidaya ikan Anda denganluas sekitar 4×6 m. Tidak lupa Anda siapkan terpal dengan ukuran lebih besar daripada ukuran kolam, misalnya 6×8 m. Ukuran harus lebih besar daripada ukuran kolam.

Berikutnya, Anda bisa menimbun tanah hasil galian Anda untuk mengitari kolam sampai membentuk pematang (seperti halnya di sawah). Langkah selanjutnya adalah dengan memberikan lubang pada salah satu dasar kolam guna saluran pembuangan ketika kolam tersebut sudah diisi air.

Lalu Anda dapat menaburkan sekam padi pada dasar kolam. Di sarankan untuk menaburkan sekam padi setebal 15 cm. Kemudian, sambungkan pipa paralon pada lubang yang telah Anda buat sebagai saluran pembuangan kolam.

  1. Pemasangan Terpal

Selanjutnya, Anda bisa langsung memasang terpal dan merekatkan terpal dengan pipa paralon tersebut. Anda dapat menggunakan lem sebagai bahan perekat. Pastikan lem tersebut sangat kuat. Lalu Anda dapat memperkuat dengan cincin klem besi.

Setelah terpasang rapih, Anda dapat menimbun ujung terpal kolam Anda dengan tanah. Terakhir, Anda dapat mencuci kolam terpal Anda untuk menghapus aroma lem. Sebab, aroma lem dapat berdampak buruk pada benih ikan. Pembersihan kolam setidaknya memerlukan waktu hingga 3 hari untuk memastikan kolam benar-benar kering dan bersih.

  1. Pengisian Air Kolam

Usai kolam terpal Anda siap digunakan, proses selanjutnya Anda bisa melakukan pengisian air. Setidaknya Anda memerlukan air cukup banyak untuk mengisi kolam terpal hingga mencapai ketinggian 75 cm, sebagai antisipasi agar ikan tidak melompat keluar. Berikutnya, Anda bisa menambahkan suplemen ke dalam kolam. Terakhir, Anda bisa menebarkan bibit gurame Anda.

Pembuatan Kolam Terpal Kerangka Besi

budidaya ikan gurame kolam terpal dalam pembuatan kolam terpal kerangka besi, yang harus Anda lakukan antara lain sebagai berikut.

  1. Pembuatan Kolam

Anda dapat meratakan dan membersihkan tanah sebagai dasar kolam. Kemudian Anda dapat menyiapkan besi panjang dengan sisi siku berlubang yang difungsikan sebagai kerangka kolam. Rangkai besi membentuk persegi panjang.

Sebelum memasang rangkaian besi, Anda disarankan untuk menaburkan sekam padi dengan ketebalan hingga 15 cm pada tanah. Langkah berikutnya adalah dengan memasang terpal pada kerangka besi yang telah Anda buat secara rapih.

Pasang pipa paralon ke dalam dasar kolam sebagai pembuangan. Langkah tersebut hampir sama dengan pembuatan kolam terpal dinding tanah. Selanjutnya, Anda bisa memperkuat sambungan pipa paralon dan memperkuatnya dengan cincin klem besi. Cuci kolam Anda memakai sabun hingga bersih. Jangan tinggalkan aroma lem pada kolam.

  1. Penebaran Bibit

Keringkan kolam dengan kurun waktu kurang lebih 3 hari. Lalu Anda dapat melakukan pengisian kolam dengan air setinggi 100 cm. Selanjutnya Anda dapat menambahkan suplemen ke dalam kolam Anda. Terakhir, Anda dapat menebarkan bibit ikan gurame Anda ke dalam kolam terpal kerangka besi.

Budidaya ikan gurame dengan kolam terpal terbilang cukup banyak diminati. Baik itu budidaya kolam ikan gurame dengan dinding tanah maupun kerangka besi, masyarakat tetap cenderung untuk melakukan budidaya gurame dengan cara tersebut. Budidaya ikan gurame dengan kolam terpal dinilai relatif lebih murah daripada budidaya ikan gurame dengan cara lainnya.

Selain dengan harga yang relatif lebih murah, usaha budidaya gurame menggunakan terpal dinilai lebih banyak memberikan keuntungan. Pertama, ikan akan lebih gemuk. Ikan yang lebih gemuk akan memberikan harga jual yang cukup tinggi bagi peternak ikan gurame.

Hal lain yang disukai dari budidaya ikan gurame dengan kolam terpal adalah masa panen yang cenderung lebih cepat daripada masa panen biasanya. Dengan demikian, peternak ikan gurame akan bisa menghemat waktu serta tenaga.

Keunggulan kolam terpal lainnya adalah ketika melakukan penebaran bibit ikan gurame. Penebaran bibit ikan gurame menggunakan kolam terpal akan lebih banyak dan lebih tinggi. Banyaknya jumlah bibit yang disebar maka akan menghasilkan hasil panen yang tinggi.

Mempertahankan pH air merupakan hal penting dalam budidaya ikan gurame. Dengan menggunakan kolam terpal sebagai media budidaya ikan gurame, pH air kolam akan lebih stabil.

Seiring perkembangan zaman, tidak sedikit orang membisniskan kolam terpal mereka. Hal tersebut dilakukan guna memudahkan peternak ikan dalam melakukan budidayanya. Terutama bagi peternak ikan gurame pemula. Dengan demikian bagi Anda yang pemula dan ingin melakukan budidaya ikan gurame, tidak salahnya mencoba membeli kolam ikan terpal.

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.