10 Tips Memilih Video Kamera Pengintai

Achmad Rouzni Noor II – detikinet

Jakarta‘Video Killed the Radio Star...’ Masih ingat lagu itu? Judul lagu milik The Buggles ini tak cuma tenar di awal 1980-an, tapi juga menjadi awal dari sebuah tonggak revolusi industri.

Sejak diadopsi oleh MTV, video menjadi sebuah tren baru di dunia, tak cuma di industri musik. Banyak yang berubah sejak saat itu, tetapi relevansi video dalam budaya kita telah meningkat.

Kehidupan dan keamanan kita telah bergantung padanya. Perusahaan riset pasar IHS memperkirakan bahwa satu kamera pengintai telah diinstal untuk setiap delapan orang atau sekitar 40 juta. Itu baru di Amerika Serikat saja.

Statistik dari tahun 2014 semakin mendukung hal tersebut. Karena menurut laporan IHS, video surveillance intelligence service market insight per Agustus 2015, AS adalah pasar terbesar kedua untuk peralatan video surveillancedengan nilai sebesar USD 2,8 miliar.

Dengan obsesi terhadap video dan kemampuan kamera yang terkait seperti HD dan 4K, mudah untuk melewatkan komponen yang sama penting, yang dapat membuat atau menghancurkan efektivitas seluruh sistem pengawasan: penyimpanan.

Sayangnya, banyak pekerja profesional surveilans menggunakan drive yang salah. Bukannya dirancang untuk terus-menerus merekam video HD atau FHD dari beberapa kamera, drive yang tidak dioptimalkan untuk sistem surveilans bisa mengalami drop frame, atau bahkan mengkonsumsi lebih banyak daya, sehingga menghasilkan lebih banyak panas yang menciptakan masalah keandalan yang besar.

Hal ini secara drastis dapat mengurangi umur drive, mempengaruhi operasional baca dan tulis dalam sistem surveilans. Solusi ini mungkin murah di awalnya, tapi pada akhirnya bisa mempengaruhi bisnis, kinerja, keunggulan dan bahkan reputasi Anda.

Solusi penyimpanan pengawasan yang tepat menawarkan kinerja tinggi, efisiensi dan kapasitas yang telah diuji di lingkungan pengawasan yang keras. Tapi bagaimana membedakannya?

Seperti detikINET kutip dari blog WD, Kamis (31/12/2015), ada 10 hal tertentu yang harus diperhatikan saat mengevaluasi apakah satu drive telah dirancang untuk kebutuhan pengawasan atau surveilans:

1. Selalu on

Sistem surveilans bekerja 24×7. Jika drive penyimpanan belum dirancang untuk operasional baca/tulis terus-menerus, sistem tersebut tidak akan mampu mengimbangi.

2. Keandalan kinerja

Beberapa drive, seperti hard drive kelas surveilans Purple WD, menyertakan teknologi khusus (disebut AllFrame dalam hal ini) yang meningkatkan kinerja pemutaran dan bekerja dengan ATA streaming untuk mengurangi kesalahan dan frame loss.

3. RAID-enabled

Untuk memberikan perasaan tenang bagi pelanggan Anda, Anda juga mungkin ingin mencari drive dengan RAID atau Redundant Array of Inexpensive Disk.

Sebuah drive dengan kemampuan ini dapat menggunakan dua atau lebih hard disk untuk membuat jaring pengaman saat hardware gagal dengan memastikan bahwa gambar masih terekam, bahkan saat salah satu drive tidak bekerja. Hal ini mengurangi gangguan dalam produktivitas dan mengurangi kemungkinan hilangnya data.

4. Konsumsi daya rendah

Saat konsumsi daya yang rendah mungkin tidak menjadi prioritas Anda dalam mencari hard drive, kebutuhan akan kemampuan untuk selalu on menjadikannya penting.

Memiliki drive yang menghitung kecepatan cari yang optimum tidak akan menghasilkan panas sebanyak itu, bahkan di lingkup penyimpanan yang didinginkan secara pasif, sehingga menjadikannya lebih unggul dan ramah dengan anggaran pelanggan.

5. Dukungan untuk banyak kamera

Jumlah kamera yang banyak, sistem NVR atau periode retensi yang lebih lama akan membutuhkan penyimpanan yang lebih besar dan bahkan kebutuhan yang lebih besar lagi untuk memastikan Anda telah memilih drive yang bisa memenuhi kebutuhan pelanggan. Cari yang memiliki kapasitas hingga 6 TB pada drive tunggal.

6. Dukungan bay count sistem tinggi

Drive yang tepat akan mencakup sensor getaran hardware untuk mengaktifkan sistem drive-count yang lebih tinggi, serta sistem yang lebih tinggi dan beban kerja hard drive.

7. Kompatibilitas yang luas dengan kamera

Tentu saja, drive yang Anda pilih harus kompatibel dengan kamera yang Anda rencanakan untuk diinstal. Satu drive yang bekerja dengan kebanyakan dari kamera berbeda yang bisa diinstal, akan lebih memudahkan untuk memiliki drive yang tepat, terlepas dari skenario instalasi Anda saat ini.

8. Eksterior rugged

Dalam beberapa kasus drive mungkin harus aktif dan bekerja terus-menerus dalam lingkungan yang keras. Dalam kasus ini, Anda memiliki satu dengan perlindungan PCBA yang tahan noda.

9. Mudah di-upgrade

Idealnya, pelanggan Anda sesekali meminta untuk meng-upgrade atau memperluas sistem surveilansmereka yang sudah ada. Sebuah drive yang ditingkatkan dengan sistem saat harus diupgrade memudahkan pekerjaan Anda.

10. Kalkulator Kapasitas

Mengingat pentingnya penyimpanan dalam sistem surveilans, Anda mungkin juga akan terbantu dengan kalkulator kapasitas untuk menentukan berapa penyimpanan yang dibutuhkan saat periode waktu ketika data akan menjalani maintenance untuk sistem surveilans tertentu.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *